Beranda Berita 5,5 Ton Air Radioaktif Bocor Dari Pembangkit Nuklir Fukushima

5,5 Ton Air Radioaktif Bocor Dari Pembangkit Nuklir Fukushima

Pada tanggal 8 Februari 2024, sekitar 5.500 liter air radioaktif bocor dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi di Jepang. Kebocoran tersebut terjadi di salah satu tangki penyimpanan air yang terkontaminasi di reaktor 1.

Pekerja Jepang mengenakan pakaian pelindung radiasi di Fukushima, Februari 2024. | Foto: X/ @boti65546

Berikut beberapa informasi penting terkait kebocoran tersebut:

Sumber Kebocoran:

  • Tangki penyimpanan air terkontaminasi di reaktor 1.
  • Tangki tersebut terbuat dari baja dan dilapisi dengan resin.
  • Kebocoran diduga terjadi karena kerusakan pada lapisan resin.

Jumlah Air yang Bocor:

  • Sekitar 5.500 liter (5,5 ton).
  • Setara dengan isi dua kolam renang standar.
Foto yang diambil pada 6 Maret 2023 ini menunjukkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi di Futabacho, Futabagun, prefektur Fukushima, Jepang. (Xinhua/ZhangXiaoyu) (english.news.cn)

Dampak Kebocoran:

  • Tidak ada laporan paparan radiasi pada pekerja atau masyarakat sekitar.
  • TEPCO, operator PLTN Fukushima Daiichi, sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kebocoran dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah kebocoran serupa di masa depan.

Reaksi Pemerintah:

  • Pemerintah Jepang telah meminta TEPCO untuk melakukan investigasi menyeluruh dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah kebocoran serupa di masa depan.
  • Pemerintah juga telah meningkatkan pemantauan tingkat radiasi di sekitar PLTN Fukushima Daiichi.

Kekhawatiran Masyarakat:

  • Masyarakat sekitar PLTN Fukushima Daiichi khawatir tentang dampak kesehatan dari kebocoran tersebut.
  • TEPCO telah mengadakan pertemuan dengan masyarakat untuk menjelaskan situasi dan menjawab pertanyaan mereka.

Kebocoran air radioaktif dari PLTN Fukushima Daiichi merupakan peristiwa yang serius. TEPCO dan pemerintah Jepang sedang melakukan investigasi dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah kebocoran serupa di masa depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini