Beranda Berita Berapa Kapasitas GBK dan JIS yang Jadi Lokasi Kampanye Akbar Prabowo dan...

Berapa Kapasitas GBK dan JIS yang Jadi Lokasi Kampanye Akbar Prabowo dan Anies?

Sabtu, 10 Februari 2024, dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, yaitu:

  • Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Cak Imin), mengadakan kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS).
  • Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, mengadakan kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK).

Kedua lokasi tersebut merupakan stadion besar dengan kapasitas penonton yang besar:

  • JIS: Kapasitas 82.000 penonton.
  • GBK: Kapasitas 77.193 bangku penonton.

Kampanye akbar ini menjadi momen penting bagi kedua pasangan calon untuk menarik simpati dan dukungan masyarakat jelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Berikut beberapa informasi menarik terkait kampanye akbar di GBK dan JIS.

Berikut adalah kapasitas GBK dan JIS:

Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK):

Kompleks GBK pada malam hari(Wikipedia).
  • Kapasitas maksimal: 77.193 kursi tunggal flip-up
  • Kapasitas asli: 110.000 (dikurangi untuk memenuhi standar FIFA)
  • Rekor penonton: 150.000 (pada tahun 1985)
Stadion Internasional Jakarta terlihat dari Tol (Wikipedia)

Stadion Jakarta International Stadium (JIS):

  • Kapasitas maksimal: 82.000
  • Memiliki 3 tingkatan tribun, tribun VIP, dan tribun untuk disabilitas

Kesimpulan:

  • Kapasitas JIS lebih besar daripada GBK, yaitu 82.000 dibandingkan dengan 77.193.
  • Kapasitas GBK pernah mencapai 110.000, namun dikurangi untuk memenuhi standar FIFA.

Kapasitas stadion dapat bervariasi tergantung pada jenis acara dan konfigurasi tempat duduk.


Baik GBK dan JIS adalah stadion megah di Jakarta, namun keduanya memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Berikut beberapa perbandingan:

Kapasitas:

  • GBK: 77.193 penonton
  • JIS: 82.000 penonton

Tinggi:

  • GBK: 30 meter
  • JIS: 74 meter (setara apartemen 25 lantai)

Fasilitas:

  • GBK: Memiliki trek lari mengelilingi stadion, berbagai venue olahraga lainnya, dan museum olahraga.
  • JIS: Fasilitas olahraga lebih terbatas, namun memiliki ruang serbaguna, skybox, dan area komersial yang lebih luas.

Teknologi:

  • GBK: Teknologi yang digunakan sudah terbilang tua, meskipun beberapa renovasi telah dilakukan.
  • JIS: Menggunakan teknologi terbaru, seperti atap yang bisa dibuka-tutup, pencahayaan LED, dan sistem suara yang canggih.

Aksesibilitas:

  • GBK: Terletak di pusat kota Jakarta dan mudah diakses dengan berbagai transportasi umum.
  • JIS: Terletak di Jakarta Utara, aksesibilitasnya masih terbatas, terutama dengan transportasi umum.

Pengalaman Menonton:

  • GBK: Kursi penonton sebagian besar berundak, sehingga pandangan ke lapangan bisa terganggu.
  • JIS: Semua kursi penonton memiliki kemiringan yang optimal untuk memberikan pandangan yang baik ke lapangan.

Sejarah:

  • GBK: Dibangun pada tahun 1960 dan memiliki nilai sejarah yang tinggi sebagai peninggalan era Presiden Soekarno.
  • JIS: Dibangun pada tahun 2019 dan belum memiliki sejarah yang panjang.

Secara umum:

  • GBK: Lebih cocok untuk acara berskala besar yang membutuhkan kapasitas penonton yang banyak, seperti pertandingan olahraga nasional dan internasional.
  • JIS: Lebih cocok untuk acara yang membutuhkan teknologi canggih dan pengalaman menonton yang lebih nyaman, seperti konser musik dan pertandingan olahraga internasional berskala besar.
AspekGBKJIS
Kapasitas Penonton77.19382.000
Tinggi Stadion30 meter74 meter
Trek LariTersediaTidak tersedia
TeknologiKurang modernModern (sistem pencahayaan LED, atap buka-tutup, sistem audio canggih)
Akses TransportasiKurang memadaiLebih memadai (terintegrasi dengan LRT, Transjakarta, dan KRL)
Fasilitas PendukungLengkap (stadion akuatik, Istora Mandiri, kompleks tenis)Kurang lengkap (masih dalam tahap pembangunan)
Biaya PembangunanRp 12,5 miliar (1960)Rp 4,5 triliun (2022)
StatusSudah beroperasi sejak 1962Baru beroperasi sejak 2022
Penyelenggaraan Event BesarAsian Games 1962, SEA Games 1979, SEA Games 1987, Asian Games 2018Asian Games 2018 (sebagai venue latihan), Piala AFF 2022

GBK dan JIS adalah stadion yang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilihan stadion yang tepat tergantung pada jenis acara dan kebutuhan penyelenggara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini