Beranda Kilas Daerah Estimasi Biaya Pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa Rp 164,1 Triliun.

Estimasi Biaya Pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa Rp 164,1 Triliun.

Seminar Nasional : Strategi Perlindungan Kawasan Pulau Jawa, Melalui Pembangunan Tanggul Pantai Dan Tanggul Laut (Giant Sea Wall), Rabu (10/1/2024). (Foto : ekon.go.id)


Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, estimasi total kebutuhan anggaran pembangunan giant sea wall di Pantura Jawa sebesar Rp164,1 triliun. Angka tersebut mencakup biaya pembangunan tanggul laut dan pengembangan kawasan serta penyediaan air baku dan sanitasi.

Biaya pembangunan tanggul laut sendiri diperkirakan mencapai Rp137,6 triliun. Tanggul tersebut akan dibangun sepanjang 5.600 kilometer dari Ujung Kulon, Banten, hingga Tuban, Jawa Timur. Tanggul ini akan dibangun dengan ketinggian 10-15 meter dan lebar 10-20 meter.

Biaya pengembangan kawasan diperkirakan mencapai Rp26,5 triliun. Pengembangan kawasan tersebut mencakup pembangunan infrastruktur pendukung, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum. Pengembangan kawasan juga akan mencakup penataan ruang dan zonasi wilayah.

Biaya penyediaan air baku dan sanitasi diperkirakan mencapai Rp0,1 triliun. Air baku dan sanitasi akan disediakan untuk mendukung pembangunan tanggul laut dan pengembangan kawasan.

Pembangunan giant sea wall di Pantura Jawa merupakan proyek strategis yang bertujuan untuk melindungi wilayah tersebut dari ancaman banjir rob dan abrasi. Proyek ini diperkirakan akan memakan waktu hingga 30-40 tahun untuk diselesaikan.

Berikut adalah rincian estimasi biaya pembangunan giant sea wall di Pantura Jawa:

  • Biaya pembangunan tanggul laut: Rp137,6 triliun
  • Biaya pengembangan kawasan: Rp26,5 triliun
  • Biaya penyediaan air baku dan sanitasi: Rp0,1 triliun
  • Total: Rp164,1 triliun

Estimasi biaya pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa sebesar Rp164,1 triliun. Angka ini merupakan perkiraan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Biaya tersebut meliputi pembangunan tanggul laut dan pengembangan kawasan serta penyediaan air baku dan sanitasi. Tanggul laut akan dibangun sepanjang 1.400 kilometer dengan ketinggian 2-3 meter. Pengembangan kawasan akan mencakup pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum, seperti jalan, jembatan, rumah, dan fasilitas sosial. Penyediaan air baku dan sanitasi akan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kawasan tersebut.

Pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa bertujuan untuk melindungi wilayah tersebut dari ancaman banjir dan kenaikan muka air laut. Wilayah Pantura Jawa merupakan salah satu wilayah yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim.

Pembangunan Giant Sea Wall diperkirakan akan memakan waktu sekitar 30 tahun. Pemerintah akan menggunakan berbagai sumber pendanaan untuk membiayai proyek ini, termasuk APBN, pinjaman luar negeri, dan investasi swasta.

Berikut adalah rincian estimasi biaya pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa:

  • Pembangunan tanggul laut: Rp104,3 triliun
  • Pengembangan kawasan: Rp45,5 triliun
  • Penyediaan air baku dan sanitasi: Rp14,3 triliun

Estimasi biaya tersebut dapat berubah seiring dengan perkembangan proyek.

Seminar Nasional : Strategi Perlindungan Kawasan Pulau Jawa, Melalui Pembangunan Tanggul Pantai Dan Tanggul Laut (Giant Sea Wall), Rabu (10/1/2024). (Foto : ekon.go.id)

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, estimasi total kebutuhan anggaran pembangunan giant sea wall sebesar Rp164,1 triliun. Angka tersebut mencakup biaya pembangunan tanggul laut dan pengembangan kawasan serta penyediaan air baku dan sanitasi.

Biaya pembangunan tanggul laut sendiri diperkirakan sebesar Rp104,1 triliun. Tanggul laut ini akan dibangun sepanjang 1.150 kilometer di wilayah Pantura Jawa, mulai dari Semarang hingga Surabaya. Tanggul ini akan memiliki ketinggian 2-5 meter dan lebar 15-20 meter.

Pembangunan tanggul laut ini bertujuan untuk melindungi wilayah Pantura Jawa dari ancaman banjir rob dan abrasi. Wilayah Pantura Jawa merupakan wilayah yang rawan banjir rob dan abrasi karena berada di pesisir pantai utara Jawa.

Selain biaya pembangunan tanggul laut, anggaran pembangunan giant sea wall juga mencakup biaya pengembangan kawasan serta penyediaan air baku dan sanitasi. Biaya pengembangan kawasan diperkirakan sebesar Rp25,7 triliun. Biaya ini akan digunakan untuk membangun infrastruktur pendukung di wilayah Pantura Jawa, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.

Sementara itu, biaya penyediaan air baku dan sanitasi diperkirakan sebesar 34,3 triliun. Biaya ini akan digunakan untuk membangun infrastruktur penyediaan air baku dan sanitasi di wilayah Pantura Jawa.

Pembangunan giant sea wall di Pantura Jawa merupakan proyek infrastruktur yang besar dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Proyek ini diperkirakan akan membutuhkan waktu 15-20 tahun untuk diselesaikan.

Pembangunan giant sea wall ini telah ditentang oleh beberapa pihak. Mereka menilai proyek ini terlalu mahal dan tidak mendesak. Mereka berpendapat bahwa anggaran yang dipakai untuk membangun giant sea wall lebih baik digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di daerah.

Namun, pemerintah tetap berkomitmen untuk membangun giant sea wall di Pantura Jawa. Pemerintah menilai proyek ini penting untuk melindungi wilayah Pantura Jawa dari ancaman banjir rob dan abrasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini