Beranda Berita Kenapa IKN Hanya Boleh Dihuni 2 Juta Penduduk?

Kenapa IKN Hanya Boleh Dihuni 2 Juta Penduduk?

Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Bambang Susantono, memang mengatakan bahwa jumlah penduduk IKN akan dibatasi hanya 2 juta orang pada tahun 2045 mendatang.

Alasan pembatasan ini adalah untuk:

1. Mencegah kelebihan kapasitas:

Pembatasan ini dilakukan agar IKN tidak mengalami kelebihan kapasitas seperti yang terjadi di kota-kota besar lain di Indonesia, seperti Jakarta. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas hidup dan kelestarian lingkungan di IKN.

2. Menciptakan kota yang berkelanjutan:

IKN dirancang sebagai kota hutan berkelanjutan dengan 65% kawasannya berupa hutan tropis. Pembatasan penduduk akan membantu menjaga keseimbangan ekologis dan meminimalisir jejak karbon dan emisi di IKN.

3. Mengembangkan infrastruktur yang memadai:

Pembatasan penduduk memungkinkan pembangunan infrastruktur yang memadai untuk semua, seperti transportasi publik, perumahan, dan ruang publik. Hal ini akan memastikan bahwa semua penduduk IKN memiliki akses yang sama terhadap layanan dan fasilitas yang dibutuhkan.

4. Memanfaatkan teknologi:

IKN akan memanfaatkan teknologi canggih untuk mengelola kota, seperti smart city technologies dan autonomous vehicles. Pembatasan penduduk akan membantu memastikan bahwa teknologi ini dapat digunakan secara optimal dan efisien.

5. Menjaga keasrian alam:

IKN terletak di wilayah yang masih alami dan asri. Pembatasan penduduk akan membantu menjaga kelestarian alam dan mencegah kerusakan lingkungan di IKN.

Pemerintah berharap dengan pembatasan ini, IKN dapat menjadi kota yang ideal untuk ditinggali, bekerja, dan berbisnis.

Berikut beberapa poin penting lainnya:

  • Jumlah penduduk IKN saat ini masih sekitar 250.000 orang.
  • Pemerintah akan membangun hunian vertikal untuk menampung penduduk IKN.
  • IKN akan menjadi kota yang ramah pejalan kaki dan ramah lingkungan.
  • IKN diharapkan dapat menjadi pusat ekonomi baru bagi Indonesia.

Semoga informasi ini bermanfaat!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini