Beranda Berita Pemilu 2024 Jadi Momentum Tingkatkan Keterwakilan Perempuan

Pemilu 2024 Jadi Momentum Tingkatkan Keterwakilan Perempuan

Pemilu 2024 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keterwakilan perempuan di bidang politik. Hal ini penting untuk mewujudkan salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang telah disepakati bersama, yaitu mewujudkan kesetaraan gender.

Berdasarkan hasil Pemilu 2019, keterwakilan perempuan di DPR RI hanya mencapai 20,8%. Angka ini masih jauh dari target 30% yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan keterwakilan perempuan di bidang politik masih rendah. Faktor-faktor tersebut antara lain:

  • Stereotip gender yang masih kuat di masyarakat, yang memandang bahwa politik adalah dunia laki-laki.
  • Kurangnya sosialisasi dan edukasi tentang partisipasi politik perempuan.
  • Hambatan kultural dan struktural¬†yang dihadapi perempuan dalam berpolitik.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan keterwakilan perempuan di bidang politik masih rendah. Salah satunya adalah adanya stereotip gender yang masih kuat di masyarakat. Stereotip ini membuat perempuan sering dipandang sebagai pihak yang tidak kompeten dalam bidang politik.

ilustrasi wanita di desa.

Faktor lain yang menyebabkan keterwakilan perempuan rendah adalah adanya hambatan struktural, seperti keterbatasan akses terhadap pendidikan dan pelatihan politik. Perempuan juga sering menghadapi diskriminasi dalam proses pencalonan dan pemilihan.

Pemilu 2024 harus menjadi momentum untuk mengatasi berbagai faktor yang menyebabkan keterwakilan perempuan rendah. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesetaraan gender
  • Meningkatkan akses perempuan terhadap pendidikan dan pelatihan politik
  • Melakukan reformasi sistem politik untuk menghilangkan diskriminasi terhadap perempuan

Pemerintah, partai politik, dan masyarakat harus bekerja sama untuk meningkatkan keterwakilan perempuan di bidang politik. Dengan demikian, perempuan dapat berpartisipasi secara penuh dalam proses pengambilan keputusan politik dan mewujudkan pembangunan yang lebih adil dan setara.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan oleh masing-masing pihak untuk meningkatkan keterwakilan perempuan di bidang politik:

  • Pemerintah
    • Menerapkan kebijakan yang mendukung kesetaraan gender, termasuk dalam bidang politik
    • Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesetaraan gender
    • Memberikan dukungan kepada organisasi-organisasi yang memperjuangkan kesetaraan gender
  • Partai politik
    • Mendorong pencalonan perempuan dalam pemilu
    • Menyediakan ruang dan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam proses politik
  • Masyarakat
    • Mengubah stereotip gender yang masih kuat di masyarakat
    • Mendukung perempuan yang mencalonkan diri dalam pemilu
    • Memilih pemimpin yang berkomitmen untuk mewujudkan kesetaraan gender

Untuk meningkatkan keterwakilan perempuan di bidang politik, diperlukan upaya-upaya dari berbagai pihak, baik pemerintah, partai politik, maupun masyarakat sipil. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain:

  • Pemerintah perlu memperkuat regulasi dan kebijakan yang mendukung kesetaraan gender, termasuk dalam bidang politik.
  • Partai politik perlu mendorong kader-kader perempuan untuk maju dalam pemilihan umum.
  • Masyarakat sipil perlu melakukan sosialisasi dan edukasi tentang partisipasi politik perempuan.

Pemilu 2024 menjadi momentum penting untuk meningkatkan keterwakilan perempuan di bidang politik. Dengan adanya upaya-upaya yang terkoordinasi dari berbagai pihak, diharapkan keterwakilan perempuan di DPR RI dapat mencapai target 30%.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mendukung peningkatan keterwakilan perempuan di bidang politik:

  • Sosialisasikan pentingnya kesetaraan gender, termasuk dalam bidang politik.
  • Dukung kader-kader perempuan yang maju dalam pemilihan umum.
  • Berpartisipasi dalam proses pemilu, termasuk dalam mengawasi proses pencalonan dan pemilihan.

Dengan dukungan dari masyarakat, diharapkan keterwakilan perempuan di bidang politik dapat terus meningkat dan semakin berdaya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini