Beranda Berita Prabowo Tanya ke Anies Setujukah Kirim 10 Ribu Anak Beasiswa ke LN...

Prabowo Tanya ke Anies Setujukah Kirim 10 Ribu Anak Beasiswa ke LN saat Debat Final Capres 2024, di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024)

Pada Debat Final Capres 2024 yang diadakan di JCC, Senayan, Jakarta pada Minggu (4/2/2024), Prabowo Subianto melontarkan pertanyaan kepada Anies Baswedan mengenai programnya untuk mengirim 10.000 anak beasiswa ke luar negeri.

Prabowo mempertanyakan apakah Anies setuju dengan program tersebut dan bagaimana cara Anies membiayainya.

Anies dalam jawabannya menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Ia menyatakan bahwa program tersebut akan dibiayai melalui skema public-private partnership (PPP) dan beasiswa dari luar negeri.

Berikut beberapa poin penting terkait pertanyaan Prabowo dan jawaban Anies:

Pertanyaan Prabowo:

  • Setujukah Anda dengan program mengirim 10.000 anak beasiswa ke luar negeri?
  • Bagaimana Anda akan membiayai program tersebut?

Jawaban Anies:

  • Saya setuju dengan program tersebut karena merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia.
  • Program tersebut akan dibiayai melalui skema PPP dan beasiswa dari luar negeri.

Tanggapan publik:

Pertanyaan Prabowo dan jawaban Anies memicu berbagai tanggapan dari publik. Ada yang mendukung program tersebut, ada pula yang meragukannya.

Pendukung program tersebut berargumen bahwa program tersebut akan memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan terbaik di luar negeri dan meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

Sementara itu, yang meragukan program tersebut berargumen bahwa program tersebut akan membebani keuangan negara dan tidak semua anak Indonesia yang berhak mendapatkan kesempatan tersebut.

Kesimpulan:

Pertanyaan Prabowo dan jawaban Anies mengenai program mengirim 10.000 anak beasiswa ke luar negeri merupakan salah satu momen penting dalam Debat Final Capres 2024. Program tersebut masih menuai pro dan kontra, namun diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia di masa depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini